Mudahnya Mengurus Passport

Bulan lalu untuk pertama kalinya Saya mengurus perpanjangan passport . Sebelumnya membuat passport menggunakan jasa agent. Setelah mencari di Google ternyata Kanim Kantor Imigrasi Jakarta Barat yang terletak dekat Kota Tua lah yang paling dekat dengan kantor. Kembali Saya Googling mencari tahu cara mengurusnya.

Hari Selasa waktu itu Saya mendaftar online di situs Imigrasi ini , dan sebaiknya sebelum mendaftar terlebih dahulu membaca syarat pembuatan paspor disini. Setelah itu janga lupa melampirkan beberapa dokumen yang sudah discan.

1.KTP yang sah dan masih berlaku.
2.Kartu Keluarga.
3.Akta kelahiran.
4.Ijazah Universitas. (Optional, Bisa diganti dengan Surat Keterangan Kerja bila karyawan).
5.Passport lama. (Optional, wajib bila ingin memperpanjang passport).

Setelah upload file diatas kita memilih Kantor Imigrasi yang akan dituju, dan tanggal untuk prosesnya. Sistem Online akan mengirim email yang berisi rujukan untuk membayar biaya pembuatan passport ke Bank BNI. Kebetulan karena ada Bank BNI terdekat Saya langsung bayar.

Keesokannya hari Rabu pagi sekitar jam 9 pagi di Kantor Imigrasi Jakarta Barat antriannya sudah panjang di luar gedung. Sekitar menunggu 45 menit dapat giliran mengantri pengecekan dokumen di dalam Kantor Imigrasi, itupun mengantri setengah jam baru dapat giliran dicek kelengkapan form, jangan lupa membawa fotokopi dan dokumen asli yang sudah discan.

Setelah dicek kelengkapan dokumen kita diberi nomor antrian untuk wawancara. Sekitar 45 menit Saya dipanggil masuk dan ditanya beberapa hal oleh Petugas Imigrasi serta memasukan sidik jari di komputer. Setelah itu diperbolehkan pulang.

Karena Sabtu Kantor Imigrasi tutup, baru hari Senin minggu depannya ambil passpor baru. Mengantri setengah jam di loket pengambilan passport Saya diminta tanda tangan dan fotokopi passport baru. Di tempat fotokopi terdapat lembar form permohonan pengambilan passport lama bila ingin mengambil passport lama untuk kepentingan pengajuan visa, di form tersebut harus disertakan materai Rp 6000. Di koperasi tempat fotokopi menyediakan juga materai. Setelah memberikan form tersebut passport lama kita dikembalikan.

Hanya sekitar seminggu kita dapat mengurus pembuatan passport. Pengalaman Saya diatas adalah perpanjangan passport biasa 48 halaman. Perlakuan berbeda untuk membuat e-passport, mungkin sehari jadi tapi agak mahal dibiaya. Untuk passport biasa sekarang dikenakan biaya Rp. 300.000, sedangkan e-passport dua kali lipatny Rp. 600.ooo. Tapi banyak keuntungannya untuk e-passport. Semua terserah Anda, sekarang sudah mudah membuat passport, tapi masih terlihat banyak calo berkeliaran. ;)

(source disini)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s