e-commerce

Kali ini saya ingin posting yang agak serius. Menjamurnya situs e-commerce di Indonesia apakah bisa menjadi pertanda bahwa perkembangan dunia maya kita semakin maju atau sumber daya manusianya semakin pintar dan konsumtif?

Contoh pemain lama e-commerce di Indonesia:
Bhinneka.com, situs ini pasti sudah lama dikenal terutama terkenal dengan toko online komputer terbesar di Indonesia. Kini bukan hanya produk komputer saja tapi sudah berkembang ke Fotografi, Alat Elektronik, dll. Jenis B2C.

Plasa.com, dulu saya mengingat situs ini punya fasilitas mail servicenya. Kini plasa.com menyoba peruntungan di jual beli onlinenya. Jenis B2C.

Multiply.com, situs ini juga dulu saya mengenalnya sebagai situs jejaring sosial multimedia, banyak band atau penyanyi yang mempromosikan lagunya, kini ada bagian e-commercenya. Konsepnya selain untuk membeli barang pengguna dapat membuka toko online disini dengan ditandai dengan sebuah domain. Jenis C2C.

Pemain baru e-commerce:
Tokobagus.com, mungkin situs ini dibuat untuk mencoba menyaingi Kaskus FJB. Pembagian produknya dibagi berdasarkan kategori dan lokasi provinsi. Jenis C2C.

Tokopedia.com, calon pesaing Multiply.com, yang mengklaim sebagai mall online. Jenis C2C.

Berniaga.com, situs ini lebih bervariasi karena tidak hanya menjual barang saja tetapi bisa jual beli jasa atau mencari pekerjaan, dll. Kelemahan situs ini di pengkategorian produknya yang tidak detail. Jenis C2C.

Blibli.com, saya pernah menjadi bagian dari team development situs ini. Saya bisa mengatakan situs ini adalah salah satu situs yang terbaik untuk e-commerce. Konsepnya lebih ke social media commerce. Fiturnya juga sudah hampir komplit ditambah keberaniannya promosi saya yakin situs ini akan maju di masa yang akan datang. Jenis B2C & C2C.

Ok diatas adalah hasil pengamatan saya sekilas terhadap situs-situs tersebut. Menurut saya e-commerce di Indonesia belumnya sepesat di luar negeri. Karena ada beberapa hal antara lain infrastruktur internet di Indonesia yang terbilang belum maksimal dan sifat kebanyakan orang Indonesia yang merasa untuk membeli barang secara online terlalu beresiko. Contoh nyatanya masih ramenya jual beli di Kaskus FJB yang kebanyakan transaksinya Cash On Delivery (COD) karena mereka merasa tenang untuk membeli jika sudah pegang atau lihat langsung barangnya hehe.

Saya sudah pernah membeli barang secara online di Kaskus, Blibli.com, Bhinneka, eBay, dan Amazon. Sejauh ini saya cukup puas dengan transaksi dan barangnya. Mungkin yang saya paling ga suka karena waktu shippingnya yang lama haha. Soal harga di Toko Online cederung lebih mahal.

Jadi apa kelebihan beli barang secara online?? perlu waktu untuk deliverynya, harga lebih mahal, kulitas barang belum diketahui baik buruknya.

Saya pernah bertanya kepada CTO perusahaan e-commerce, beliau berkata bahwa ada pasar besar di luar jawa yang mana masyarakatnya kesulitan mendapat pasokan barang yang diinginkannya. Saya cuma bisa berbicara dalam hati karena takut sama bos hehe.. saya cuma berpikir apakah di luar jawa saya infrastruktur internetnya sudah baik? atau paling tidak tercover di hampir semua daerah? dan kira-kira berapa lama waktu pengantaran barangnya? dan berapa biayanya?

Menurut anda apa kelebihan dan kekurangan e-commerce di Indonesia?😉


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s