Hubungan antara kumis, ciuman, dan telur.

Sudah hampir dua minggu saya membiarkan kumis dan jenggot tumbuh lebat di muka saya. Alasan saya menumbuhkan bulu-bulu ini biar menghilangkan kesan wajah saya yang dulunya imut agar keliatan lebih dewasa gitu😀 . (tapi tetep aja ga ngefek, gagal total. Soalnya ga ada cewek yang ngelirik sih hihi).
Ternyata masalah bulu ini mengundang protes teman-teman saya. Mereka menyuruh saya untuk mencukur kumis. Dengan sekenanya saya nyeletuk “kalau ciuman bibir tanpa kumis seperti makan telur tanpa garam bro..”. Temen saya menjawab “apa hubungannya kumis, ciuman sama telur coy?. Emangnya kamu pernah ngerasain ciuman?”. Nah loh saya jadi mati kutu.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s